Sebagaikamera pengawas, ada perbedaan signifikan antara Closed-Circuit Television (CCTV) dan IP Cam (Internet Protocol Camera) atau Smart Cam atau WiFi Cam. CCTV yang mengandalkan sinyal analog dan IP Cam seperti Imou yang mengandalkan koneksi internet, memiliki tingkat ketajaman, analisis video hingga efisien berbeda Secarasingkat DVR dan NVR adalah sebuah alat yang digunakan untuk kedua jenis kamera yang berbeda. DVR (Digital Video Recoreder) menggunakan kamera analog yang menggunakan format AHD, CVBS, PAL dan NTSC serta menggunakan kabel koaksial.Sedangkan NVR (Network Video Recorder) menggunakan IP kamera dan menggunakan format H264, H264+, H265 serta menggunakan kabel RJ-45. EUr8QaG. JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan kamera pengawas terbilang cukup penting. Tidak hanya untuk gedung perkantoran tetapi juga di kawasan perumahan pun banyak yang mulai memanfaatkan kamera pengawas masyarakat lebih mengenal kamera pengawas dengan CCTV atau Closed-Circuit Television. Namun, sebetulnya saat ini ada kamera pengawas lain yang juga mulai banyak digunakan yaitu IP Cam Internet Protocol Camera atau Smart Cam atau WiFi memang sama-sama kamera pengawas tetapi merupakan dua hal yang berbeda. CCTV mengandalkan sinyal analog sedangkan IP Cam seperti Imou lebih mengandalkan koneksi internet sehingga keduanya memiliki tingkat ketajaman, analisa video hingga efisiennya yang segi kualitas gambar, memang IP Camera jauh berkualitas dibandingkan dengan CCTV analog biasa. Bahkan bisa dikatakan bahwa kualitas gambar terbaik CCTV pun masih kalah dari kualitas IP Camera yang paling rendah. Begitu pula dari segi analisa video, tidak seperti CCTV yang hanya menyimpan hasil rekaman selama beberapa saat saja, IP Camera mampu menyimpan hasil rekaman lebih lama sehingga proses analisa video lebih mudah dari sisi efisiensi, IP Camera jauh lebih efisien dibanding CCTV analog. Anda akan menemukan banyak sekali perangkat keras dan kabel jika memilih menggunakan CCTV analog. Belum lagi konfigurasi yang sulit antara DVR dengan setiap kamera yang terhubung, sekaligus dengan dengan IP Camera, yang hanya perlu menyetel switch yang nantinya akan langsung ditransfer ke Network Video Recorder. Dengan begitu, IP Camera menjadi lebih simpel dan yang dimiliki IP Cam ini membuatnya lebih cocok digunakan untuk mengawasi rumah, kantor, gudang atau tempat tempat lain secara smart. Apalagi dewasa ini banyak perumahan yang dibangun dengan konsep smart home yang terkoneksi dengan internet dan teknologi mutakhir.“Yang jelas IP Cam Imou ini punya field of view lebih luas, zoom lebih besar, dan audio sudah full duplex, ini tidak akan ditemukan di CCTV. Jadi ini cocok untuk keluarga yang memilki rumah dan mau memasang kamera pengawas yang smart di rumah. Fleksibilitasnya antara lain bisa dikoneksi melalui berbagai device,” ujas Ms Siti Li, Regional Head of Imou South Pacific, dalam keterangannya, Selasa 19/1/2021.Selain itu, sistem Imou juga mudah diatur dan dihubungkan dengan SmartHome. Sistem Imou juga menawarkan keandalan dan fitur yang profesional serta menyediakan keamanan sepanjang menambahkan bahwa Imou Cloud juga menggunakan enkripsi tingkat tinggi untuk melindungi privasi sehingga tidak ada orang lain yang dapat melihat data pribadi pada IP Imou akan disimpan di cloud sehingga semua video dapat dienkripsi dengan kata sandi yang disesuaikan guna memberikan lapisan keamanan ekstra. “Gunakan Echo Show atau Google Home untuk mengontrol kamera Imou yang mendukung Wi-Fi, cukup minta perangkat Anda untuk menampilkan kamera halaman belakang, kamera pintu depan, atau di mana pun Anda memasang kamera Imou,” tuturnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Apakah anda tau kamera CCTV Closed Circuit Television memiliki berbagai macam jenis ? sebut saja kamera CCTV indoor, outdoor, Bullet Camera, Dome Camera, PTZ, dll. Kamera CCTV ini juga masih dibagi menjadi 2 yaitu kamera analog dengan kabel dan kamera wireless nirkabel. Nah pada kesempatan kali ini kita lebih memfokuskan untuk membahas kamera CCTV wireless nirkabel, seusai dengan namanya kamera wireless nirkabel yaitu kamera yang bisa bekerja tanpa harus menggunakan kabel seperti kamera CCTV analog. Kamera wireless mengandalkan penggunaan teknologi Wi-fi dan internet. Terus apakah ada perbedaan mencolok antara kamera analog dan wireless ? tentu ada, setiap kamera memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing, hal ini sangat berdampak pada saat pemilihan kamera CCTV yang ingin kalian pasang. Dikarenakan disini kita fokus ke kamera wireless maka akan kami jelaskan kelebihan dan kekurangan kamera CCTV wireless nirkabel. Kelebihan kamera CCTV wireless nirkabel dan kerapian lebih mudah Ya, sesuai dengan kata diatas kamera wireless sangat mudah dalam pemasangan dan kerapian. Berbeda dengan kamera analog yang harus memikirkan manajemen kabel, dengan kamera wireless yang tidak perlu memikirkan manajemen kabel untuk berjalan tentu pemasangan menjadi lebih mudah ditambah sekarang kebanyakan produk kamera CCTV wireless sudah disertai manual pemasangan sehingga bisa lebih mudah dipelajari dan dilakukan pemasangan seorang diri. rekaman CCTV dan mengatur pengaturan CCTV lebih mudah Dengan kamera wireless kalian tidak terlalu membutuhkan DVR dan monitor untuk memantau rekaman dan mengatur pengaturan CCTV, kita cukup mempunyai ponsel smartphone dan koneksi internet wifi untuk mengakses dan mengatur kamera CCTV mudah bukan. CCTV wireless mempunyai fitur notifikasi atau pemberitahuan. Kebanyakan kamera CCTV wireless sekarang memiliki fitur notifikasi/pemberitahuan yang langsung dikirim ke ponsel smartphone anda. Notifikasi yang dikirim biasanya berupa pemberitahuan ada motion detect atau deteksi gerak yang terekam CCTV seperti pergerakan orang, hewan, bahkan kendaraan. penempatan pemasangan kamera CCTV wireless lebih mudah dan bisa ditempatkan dimana saja Berbeda dengan kamera analog berkabel yang perlu mempertimbangkan penempatan kamera, panjang kabel yang dibutuhkan dll. Kamera CCTV wireless lebih mudah untuk menentukan tempat pemasangan bahkan sudut sudut sulit/tidak memungkinkan untuk pemasangan kamera analog berkabel bisa diatasi dengan kamera wireless. Kekurangan kamera CCTV wireless nirkabel orang awam setting mengatur dan konfigurasi CCTV wireless lebih sulit Mengatur dan konfigurasi CCTV wireless memang akan lebih sulit jika kita tidak mengetahui ilmu tentang LAN Local Area Network dan IP Internet Protocol. untuk rekaman kamera lebih sedikit karena keterbatasan besar memory. Rata – rata kamera CCTV wireless metode penyimpanannya masih menggunakan micro sd serta support memory micro sd yang terbatas max support 128 GB, 256 GB, dll pada perangkat kamera CCTV wireles. Hal ini berbeda dengan kamera analog berkabel yang menggunakan HDD Harddisk yang ukurannya lebih besar. gambar dan harga yang lebih mahal Tidak bisa dipungkiri beberapa kamera CCTV wireless harga jual lebih mahal daripada kamera CCTV analog, hal ini juga berpengaruh ke kualitas gambar dimana kamera CCTV wireless murah hasil rekaman gambar kurang oke atau dibawah hasil rekaman kamera CCTV analog. Untuk itu jika kalian ingin hasil rekaman yang oke bersiaplah untuk merogoh kocek cukup dalam. Seperti itulah kelebihan dan kelemahan CCTV wireless, dari penjelasan diatas saya berharap dapat membantu teman teman sekalian dalam menentukan kamera apa yang akan digunakan. Jika membutuhkan kamera CCTV Wireless bisa hubungi 085601380900/081232232329 atau bisa melalui website kami di Login - CCTV atau Closed Circuit Television adalah perangkat kamera yang digunakan untuk mengawasi, memantau, dan merekam kejadian di suatu tempat dengan sebuah kamera. Teknologi ini pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1942 dan digunakan untuk mengawasi peluncuran roket. Setelah itu, Amerika Serikat baru menggunakan CCTV untuk keperluan umum. Lantas, apa manfaat, kelebihan dan kekurangannya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya. Manfaat CCTV Sebagai perangkat pengawasan, CCTV memiliki beberapa manfaat sebagai berikut seperti dilansir dari Mencegah dan Mengatasi Kejahatan Pemasangan kamera CCTV dapat mencegah tindak kriminal. Jika sudah terlanjur terjadi tindak kejahatan, maka rekaman CCTV bisa digunakan membantu menangani kasus kriminal tersebut. Karena bentuk CCTV yang kecil dan simpel, kamera ini bisa digunakan untuk mengawasi tempat-tempat yang sulit dijangkau seperti atap rumah. Menangani Bencana Dengan kamera CCTV, tanda-tanda atau kronologi kejadian sebuah bencana seperti kebakaran, gempa bumi, dan lain sebagainya dapat ditelusuri, sehingga bisa ditangani dengan baik. Pengawasan Lalu Lintas Pemasangan kamera CCTV di sudut-sudut lalu lintas dapat membantu polisi dan pihak penegak hukum lain, terutama mendapatkan barang bukti valid terhadap pelanggaran lalu lintas atau kecelakaan lalu lintas. Pengamatan dan Diagnosis Medis CCTV juga bisa mengamati pasien, seperti anak-anak atau lansia di rumah sakit dari potensi serangan penyakit tiba-tiba seperti stroke, epilepsi, atau asma akut. Riset Perilaku Banyak penelitian perilaku manusia yang menggunakan CCTV untuk mengawasi subjek dan mencatat gerak-gerik perilaku dan tanda-tanda psikologis lainnya. Jenis-Jenis CCTV Secara umum, terdapat 2 jenis sistem CCTV berdasarkan bagian perangkat yang digunakan dan bagaimana cara perangkat tersebut bekerja. Masing-masing jenis CCTV ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dilansir dari berikut adalah jenis CCTV serta kelebihan dan kekurangannya. CCTV Analog CCTV Analog adalah sistem CCTV yang umum dan konvensional. Tayangan dari kamera dihubungkan ke Digital Video Recorder DVR dan hasil rekaman tersebut disimpan di hard dari CCTV Analog adalah kesederhanaan dan kestabilan perangkatnya karena sangat mudah dipasang dan dirawat. Sinyal video dari sistem ini juga ditransmisikan langsung dan tanpa jeda serta dijamin tidak ada frame yang hilang. Biaya yang diperlukan untuk memasang dan merawat CCTV ini juga terbilang murah. Kekurangan dari CCTV Analog adalah resolusi gambar yang terbatas yaitu sekitar 704 pixels x 576 pixels. Untuk fitur plate recognition, 1 kamera hanya bisa mencakup satu jalur lalu lintas. Untuk upgrade kamera dan sistem lainnya juga lebih sulit untuk dilakukan. CCTV Digital IP Sistem pada CCTV Digital atau IP tidak lagi menggunakan DVR tetapi menggunakan Network Video Recorder NVR. Artinya, sinyal video dari kamera langsung bisa dilihat lewat perangkat mana pun melalui koneksi internet. Kelebihan CCTV Digital antara lain resolusi gambar yang besar, jernih, dan detail. Tidak seperti sistem analog, sistem digital masing-masing perangkat bisa dengan mudah diganti dengan perangkat baru. Sistem ini juga didukung oleh banyaknya aplikasi video yang menambah fitur dari kamera tersebut seperti plate recognition apps, traffic counter apps, dan face recognition CCTV Digital, kamera yang kurang bisa menangkap keadaan yang kekurangan cahaya. Sistem ini sangat bergantung kepada koneksi internet, jika koneksi internet terputus, maka pengamatan dari kamera CCTV tidak bisa dilakukan, begitu juga untuk perekaman. Transmisi data dan sinyal video melalui koneksi internet ini juga menyebabkan adanya jeda sekitar 10-20 detik dari kejadian sesungguhnya, terlebih lagi jika kamera diatur untuk merekam dengan resolusi juga Pengertian CCTV Fungsi, Cara Kerja dan Apa Saja Bagiannya? Cara Pantau Kondisi Jalan Tol saat Mudik Lebaran 2022 via Live CCTV Aktivitas Gunung Anak Krakatau Hari Ini & Link Live CCTV Krakatau - Sosial Budaya Kontributor Muhammad Iqbal IskandarPenulis Muhammad Iqbal IskandarEditor Alexander Haryanto CCTV atau Closed-Circuit Television adalah teknologi pengawasan video yang digunakan untuk memantau area tertentu secara terus menerus. Dalam penggunaannya, CCTV terbagi menjadi dua jenis yaitu analog dan digital. Namun, dengan kemajuan teknologi, CCTV analog kini semakin ditinggalkan dan digantikan dengan CCTV digital. Lalu, apa saja kelebihan CCTV digital yang membuatnya lebih baik dari CCTV analog? Kualitas Gambar yang Lebih Baik CCTV digital memiliki kualitas gambar yang jauh lebih baik dibandingkan dengan CCTV analog. Hal ini karena CCTV digital mampu merekam gambar dengan resolusi tinggi, sehingga detail pada gambar terlihat lebih jelas dan tajam. Selain itu, CCTV digital juga mampu merekam gambar dengan format high definition HD, yang membuat tampilan gambar lebih menarik dan realistis. Kemampuan Perekaman yang Lebih Efektif CCTV digital memiliki kemampuan perekaman yang lebih efektif dibandingkan dengan CCTV analog. Hal ini karena CCTV digital menggunakan sistem kompresi data yang lebih canggih, sehingga mampu merekam video dengan kapasitas yang lebih kecil namun dengan kualitas yang sama baiknya. Selain itu, CCTV digital juga mampu merekam video secara terus-menerus hingga beberapa minggu atau bahkan bulan, tanpa harus mengganti hard disk secara teratur. Lebih Mudah Dipasang dan Digunakan CCTV digital lebih mudah dipasang dan digunakan dibandingkan dengan CCTV analog. Hal ini karena CCTV digital hanya memerlukan kabel jaringan untuk terhubung ke sistem monitoring, sedangkan CCTV analog memerlukan kabel coaxial yang lebih tebal dan sulit untuk dipasang. Selain itu, CCTV digital juga lebih mudah dikonfigurasi dan dikelola dari jarak jauh, sehingga pengguna bisa memantau area yang dipasang CCTV dari mana saja. Fitur Tambahan yang Lebih Lengkap CCTV digital juga memiliki fitur tambahan yang lebih lengkap dibandingkan dengan CCTV analog. Salah satu fitur tambahan yang dimiliki CCTV digital adalah kemampuan deteksi gerakan atau motion detection. Fitur ini memungkinkan CCTV digital untuk merekam hanya ketika terjadi gerakan di area yang dipantau, sehingga memperpanjang masa hidup hard disk. Selain itu, CCTV digital juga dilengkapi dengan fitur perekaman suara, yang memungkinkan pengguna untuk merekam suara di sekitar area yang dipasang CCTV. Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa CCTV digital memiliki kelebihan yang lebih baik dibandingkan dengan CCTV analog. Kualitas gambar yang lebih baik, kemampuan perekaman yang lebih efektif, lebih mudah dipasang dan digunakan, serta fitur tambahan yang lebih lengkap, membuat CCTV digital menjadi pilihan yang lebih baik dan relevan di era digital saat ini. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih menggunakan CCTV analog, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan untuk beralih ke CCTV Kompresi H264, H264+, H265, H265+1. dan adalah standar kompresi video yang dikembangkan oleh ITU-T Video Coding Experts Group VCEG dan Moving Picture Experts Group MPEG. Berikut adalah perbedaan antara ketiga codec ini2. Advanced Video Coding/AVC adalah codec kompresi video yang sudah lama digunakan untuk mengompresi video HD 720p, 1080p dan Full HD 1080i, 1080p dengan bitrate yang lebih rendah daripada codec sebelumnya seperti MPEG-2 atau Codec ini memiliki kualitas video yang baik dan telah digunakan secara luas di berbagai aplikasi seperti televisi digital, video streaming, dan rekaman High-Efficiency Video Coding/HEVC adalah codec kompresi video yang dikembangkan sebagai pengganti Codec ini memiliki kemampuan kompresi yang lebih baik daripada yang berarti dapat menghasilkan video dengan kualitas yang sama dengan bitrate yang lebih rendah. Dengan demikian, ideal untuk mengompresi video 4K dan 8K dengan bitrate yang lebih rendah. Namun, codec ini membutuhkan kekuatan komputasi yang lebih besar untuk pengkodean dan dekode, sehingga membutuhkan perangkat keras yang lebih High-Efficiency Video Coding Plus adalah versi yang ditingkatkan dengan fitur tambahan yang memungkinkan codec ini lebih efisien dalam kompresi video. Fitur-fitur ini mencakup teknologi pemadatan bitrate yang dinamis, pengoptimalan bitrate variabel, dan pengoptimalan kualitas per frame. Dengan fitur-fitur ini, dapat menghasilkan video dengan kualitas yang lebih baik dan bitrate yang lebih rendah dibandingkan dengan biasa.

kelebihan cctv analog adalah